Huawei Nova 3i Dan Ceritanya

Dear Huawei Nova 3i,

Mulai dua hari lalu aku mulai mem-Follow akun sosial media yang mereview perangkat-perangkat elektronik—Ini kebiasaan baru untukku, entah kenapa. Satu hari lalu ketemu dan langsung follow Twitter @OomYahya, dan kemudian menyadari belio sedang mengadakan sesuatu mengenaimu. Dan hari itu juga aku memaksa diriku sendiri untuk mengikuti acara si Oom. Ternyata sudah terlambat. Tenggat waktunya tinggal beberapa jam lagi. Sekarang aku tetap akan mengirimkan tulisan ini. Ku akui, aku kadung terobsesi denganmu. Ingin menceritakan apa saja tentangmu yang aku ketahui baru-baru ini. Daripada dipendam dan jadi penyakit? Mendingan aku sampaikan saja.

Acara yang diadakan Si Oom ini, sebenarnya, aku membencinya. Apa alasan aku sampai membencinya? Ada dua alasan utama, Pertama, karena kudet, aku baru menemukan acara yang dibikin si Oom ini praktis setelah aku memfollow akun Twitter-nya, sekitaran tiga hari yang lalu. Kedua, karena alasan pertama, aku jadi kelimpungan mencari-cari tahu tentangmu. Kau tahu, Kelimpungannya bukan karena susah mencari informasi tentangmu, tapi kelimpungan karena ternyata begitu banyaknya informasi tentangmu yang beredar di luar sana. Kemana saja aku selama ini? Sampai tak tahu bahwa kau ada?
Kemana kau selama ini…
Bidadari yang kunanti…
Kenapa baru sekarang, kita dipertemukan….
Tetapi, biar kujelaskan padamu, terlebih dahulu, kebencian yang aku utarakan di atas, tidak lain penyebabnya adalah diriku sendiri, bukan orang lain. Konyol betul.

Hei Huawei Nova 3i, eh, sebentar, kalau aku memanggilmu Nova saja tak apa, ya? Terlalu panjang namamu. Dengan waktu yang kasip ini aku membutuhkan kecepatan mengetik di atas rata-rata, untuk mengutarakan segala maksudku menulis tentangmu. Lagian, kesempatan mengikuti acaranya Oom Yahya hanya sebentar lagi!

Nova, Kau membuatku terpukau sesaat setelah aku melihat punggungmu. Kesan ini kudapatkan ketika pertama kalinya aku melihat wujudmu dengan warna biru kaca mengkilat, dan setelah kuperhatikan dengan saksama, ternyata biru yang kau punya lain dengan biru-biru yang lain. Bagian belakang tubuhmu memiliki gradasi! Gradasi biru ke ungu? Keren sekali!

Jika yang lain hanya memiliki satu warna saja yang jatuhnya lebih rona monoton, kau menampilkan sesuatu yang berbeda, tak biasa tapi luar biasa. Siapapun penciptamu yang memiliki ide ini. Dia jenius betul. Dua jempolku untuk dia. Dan siapapun yang menggengammu ditangannya, aku yakin sekali kepercayaan dirinya akan meningkat berkali lipat sampai wajahnya bercahaya bahagia. Seperti tubuhmu yang berkilat kaca.

Kau tahu, sejak itu, hingga sekarang. Ingin aku menggampari diri sendiri rasa-rasanya. Kau sekarang adalah generasi ke tiga, kakak-kakakmu sama sekali tak aku ketahui. Bagaimana bisa itu? Huft..
Penampakan Nova yang dijamin bakal membetot perhatian sesiapa yang melihatnya
Selain cantik—tentu saja! Ku dengar kau memiliki otak yang cemerlang dan tangguh. Kalau yang lain dicekoki dengan otak bukan dari keluarganya sendiri. Otak yang kau miliki adalah otak yang berasal dari DNA yang sama. Sumber yang sama. Itulah kelebihanmu dibanding yang lain. Dengan DNA itu, aku yakin, dengan otak mu itu semua akan bisa berjalan maksimal dalam mengatur apa-apa yang ada padamu. Ku dengar, kemampuanmu juga bisa dipaksa kencang dengan turbo ketika dibutuhkan, seperti ketika bermain kejar-kejaran, perang-perangan atau balap-balapan.
Dengan DNA dari pabrikan sendiri yaitu CPU HUAWEI Kirin 710
4 x Cortex A73 2,2 GHz + 4 x Cortex A53 1,7 GHz, 4 Gb Ram. Nova adalah lawan pilih tanding untuk smartphone yang sepantaran dengannya.
Nova, untuk ukuran yang seumuran denganmu, kupikir kau yang paling mempesona, dalam banyak hal. Sekarang mari kubahas tentang matamu. Kau memiliki mata luar biasa. Dibandingkan dengan yang sepantaran, matamu tidak besar, tapi mampu merekam momen-momen besar, bahkan momen kecilpun, dengan itelegensimu yang level artifisial itu, kaupun mampu membikinnya jadi megah. Kau mampu memilih dan memperbaiki sendiri dengan menggunakan energi sedikit saja. Efisien betul. 
Kamera belakang: 16 MP + 2 MP, F/2.2 aperture, autofocus (phase focus,
contrast focus). Kamera Depan: 24 MP + 2 MP, F/2.0 aperture, fixed focal length dan ada caption "ASPH" dibelakangnya, ada yang bisa menandingi Nova dengan rentang harga yang sama?
Kemudian mengenai energi yang kau simpan. Dengan tubuh setipis dan selansing itu, kau menyimpan energi yang tebal dan gemuk. Ku curi dengar dari orang-orang yang membicarakan tentangmu, katanya kau mampu melek menonton video selama 12 jam lebih? Mantap betul. O ya, dengan energimu yang luar biasa itu, katanya kau gampang panas. Kau kesulitan mengatur energimu. Benarkah? Mudah-mudahan saja itu anggapan tanpa dasar saja dari mereka, apapun itu, apa adanya kamu, kupikir itu adalah hal yang masih bisa aku tolerir ketika saatnya tiba.
Kapasitas baterai 3.340 mAh. Lebih dari cukup untuk menonton satu season drama korea.
Nova, kita beralih ke bagaimana tampangmu terlihat dari depan. Kau memiliku poni nong-nong, kubilang. Mengikuti tren yang sedang berkembang. Mengikuti perkembangan fashion. Sepenglihatanku, belum banyak sepantaranmu yang memiliki poni nong-nong. ini kelebihan bagimu. Dibawah si poni nong-nong, kau memancarkan cahaya penuh cerita yang lembut dan menyenangkan. Bagi sesiapa yang melihatnya dijamin akan betah berlama-lama memandangmu.
Layar: 6,3 inci FHD+ 2340 x 1080, 409 PPI 16,7 juta warna TFT LCD (IPS). Lembut sekali.
Kemudian, Nova, terakhir pembahasanku tentangmu, soal kemampuanmu menyimpan apa saja dan dimana saja. Kupikir mulai dari gosip-gosip artis dari selatan ke utara, sampai gosip tentang tetangga dari ujung timur sampai ke barat kau mampu menyimpannya. Seberapa besar dan sanggup kau mampu menyimpannya? Lagi, dibandingkan yang sepantaran denganmu, kutahu, hanya engkau yang memiliki kemampuan itu.
Memiliki kapasitas penyimpanan: 128 GB + Micro SD hingga 256 GB. Kapasitas paling montok di kelasnya.
Kau tahu, seperti nasib apes yang bisa datang tiba-tiba, demikian juga dengan keberuntungan. Kadang mereka datang berdampingan. Seperti tentangmu ini. Nasib apesku adalah bagaimana sampai begitu telatnya aku mengenalmu. Dan keberuntunganku adalah, dengan baru sebentarnya aku mengenalmu, paling tidak aku masih bisa bercerita tentangmu disini. Jika masih ada waktu luang dan lapang, apa-apa yang ada padamu masih ingin kuceritakan sebenarnya, terutama karena kemampuanmu menarik perhatian seperti itu. Semoga kesempatan menggengammu dengan tanganku sendiri bisa terwujud. Semoga...

Akhirnya ku menemukanmu…
Ku berharap engkaulah jawaban sgala risau hatiku...

NB:
2. Sebagian tulisan mengambil lirik lagu Sheila On 7 dan Naff

2 comments:

Khoirur Rohmah said...

Mbaknya kreatif banget euyyy hhee
Good Luck ya mbak, Idenya kerenn bener hheee
SMartphone Huawei Nova 3i mmebuat semua orang terpana saat melihatnya ya mbak, apalagi kalau udah tau sama jeroannya uuhh kece badai
Salam kena dari bumi Jember mbak ^_^

Witri Prasetyo Aji said...

Keren,

Semoga Nova segera ke dekapanmu, Aamiin