![]() |
| Gambar dari sini |
W,
Aku harap engkau menyukai
suratku kali ini. Aku ingin berbagi, entah apalah namanya tulisan yang aku
bikin untukmu hari ini. Tulisan ini sudah aku ubah hingga ia sudah tak sama
lagi dengan bentuk awalnya. Bukan bermaksud apa-apa, aku hanya ingin membuatmu
nyaman saja. Maka, janganlah menaruh curiga pada apa-apa yang
sebentar lagi akan aku utarakan padamu. Setelah beberapa kali gagal menyusun
rapi, akhirnya tadi siang aku berhasil melakukannya, mungkin.
Jadi, inilah yang ingin aku bagi
itu, W…
***
Sebab
setiap pertanyaan selalu berpasangan dengan jawaban.
Bagaimana cara mudah menghadapi wanita dalam segala situasi ?
1. Ketika ia diam, bukan berarti ia sedang sakit gigi,
bukan pula sakit hati, hanya banyak hal yang sedang berkecamuk dipikiranya,
dan apakah itu tentang engkau wahai pria?
Bersabarlah, ketika energinya
telah penuh mereka akan sukarela menumpahkanya padamu. Bersiap-siap sajalah menampungnya.
2. Ketika ia sedang tidak berminat untuk berdebat,
berarti ada yang sedang ia pikirkan cukup dalam.
Kata para ahli, wanita lebih
mendahulukan rasa, intuisi, tapi suatu hari jangan kaget jika ia bisa
mengalahkan logikamu. Anggukkan kepalamu paling tidak tiga kali setiap 2,5 menit ketika ia bicara padamu.
3.
Ketika ia menjawab pertanyaanmu: “Aku baik-baik saja” setelah
selang beberapa detik, berarti dia tidak sepenuhnya baik.
Pusatkan perhatianmu padanya,
matikan segala gadjet. Maka, mulai periksa apa
yang engkau lakukan beberapa hari belakangan, ada yang melenceng? Perbaiki cara dudukmu, taruh tanganmu rapi diatas pahamu.
4. Ketika mata coklat cerahnya menatapmu dalam, artinya ia sedang bertanya-tanya “mengapa engkau berdusta?”
Tak ada yang bisa engkau
lakukan, tak perlu bicara apa-apa, minimalkan segala gerakan tubuh dan, segera panjatkan doa agar kau bisa diselamatkan dari
situasi ini.
Sudah, itu saja, W. Aku cukupkan
empat itu saja. Aku tak bisa dan tak tahu mau menulis apa lagi. Sudah aku
seret-seret jariku menulis yang selanjutnya. Hasilnya hanya tulisan absurd. Ceracauan
tak beraturan. Aku punya satu seruan ini untuk kaummu " Berbahagialah wahai engkau sekalian wanita, mencoba memahamimu selalu membuat kaum pria bertanya-tanya sambil menggaruk kepala."
Ide tulisan ini aku dapatkan dari mimpiku beberapa malam yang lalu. Aku bermimpi sedang menghadapi seorang wanita tak dikenal yang sepertinya sedang terjangkit gejala bulanan bernama PMS (Pre Menstrual Syndrome). Ia masuk nominasi teratas mimpi terabsurd ku bulan ini. Engkau tak terjangkit gejala ini juga, bukan?
Ide tulisan ini aku dapatkan dari mimpiku beberapa malam yang lalu. Aku bermimpi sedang menghadapi seorang wanita tak dikenal yang sepertinya sedang terjangkit gejala bulanan bernama PMS (Pre Menstrual Syndrome). Ia masuk nominasi teratas mimpi terabsurd ku bulan ini. Engkau tak terjangkit gejala ini juga, bukan?
***

1 comment:
“You never really understand a person until you consider things from his point of view... Until you climb inside of his skin and walk around in it.” ~ Harper Lee. :)
- Mike, Nelayan yang sedang melaut. Tapi perahunya punya Wifi, jadi nyambi nganter surat.
Post a Comment